‎Hari Pertama Sekolah di Kutim, 50 Ayah Ikuti Seminar Jadi Teladan Keluarga

Loading

‎KUTAI TIMUR – Di tengah keriuhan anak-anak mengenakan seragam rapi dan semangat menuju kelas, ada pemandangan yang menghangatkan hati puluhan ayah berkumpul, bukan untuk bekerja, tapi untuk belajar menjadi figur terbaik bagi keluarga mereka.

‎Hari pertama sekolah, Senin 17 Juli 2025, menjadi lebih dari sekadar awal tahun ajaran baru di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Sebanyak 50 ayah dari berbagai latar belakang mengikuti Seminar Parenting Club Ayah, hasil kolaborasi antara DP3A Kalimantan Timur dan DPPKB Kutim. Bertempat di ruang rapat Kantor DPPKB, acara ini mengusung tema “Gerakan Ayah Teladan untuk Indonesia”, bagian dari upaya nasional mendorong kehadiran ayah yang aktif dan penuh cinta dalam keluarga.

‎”Seminar ini bukan sekadar ceramah biasa. Kami ingin membangun kesadaran bahwa ayah adalah fondasi yang tak tergantikan dalam pembentukan karakter anak,” tutur Kepala DP3A Kalimantan Timur, Noryani Sorayalita.

‎Soraya, sapaan akrabnya, juga menekankan pentingnya kesetaraan peran antara ayah dan ibu dalam pengasuhan anak.

‎”Ini bukan soal membagi tugas, melainkan berbagi peran yang setara,” tambahnya.

‎Pesan ini pun diperkuat oleh Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B yang menyebut seminar ini sebagai turunan dari Program GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia). Ia bahkan mengajak para ayah untuk mendokumentasikan momen mengantar anak ke sekolah di hari pertama, sebagai kenangan indah dan inspirasi bagi ayah lainnya.

‎”Sebuah hal kecil, namun berkesan untuk keluarga kita,” katanya.

‎Dengan menghadirkan peserta yang berasal dari berbagai instansi, organisasi dan lembaga di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kutim, Kepala Bidang PPKB DP3A Kaltim, Syahrul berharap jegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya peran ayah dalam keluarga.

‎”Semoga para ayah di Kutim dapat menjadi teladan, tidak hanya bagi anak-anaknya, tapi juga bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

‎Sekadar info, Seminar ini menghadirkan narasumber dari DP3A Kaltim, perwakilan BKKBN Kaltim Aris Ananta, serta Kepala Sekolah SMP IT Balikpapan Islamic School. Para pembicara membagikan pengalaman dan strategi pengasuhan, serta pentingnya sinergi lintas lembaga dalam memperkuat fondasi keluarga. (RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini