Peringatan HUT ke-79, Polisi Militer TNI AD Teguhkan Pengabdian Menuju Indonesia Emas

![]()
KUTAI TIMUR – Di usia ke-79 tahun, Polisi Militer TNI Angkatan Darat terus meneguhkan komitmen pengabdian tanpa batas. Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 yang digelar pada Senin, 23 Juni 2025 bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk kembali menyatukan semangat dan nilai luhur Korps Bhayangkara Baret Biru dalam mengawal negeri menuju Indonesia Emas 2045.
Mengusung tema “Polisi Militer TNI AD yang Prima Mengoptimalkan Peran dan Fungsi Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI Angkatan Darat Menuju Indonesia Emas,” amanat yang disampaikan dalam sambutan Komandan Subdenpom VI/1-3 Sangatta, Lettu Cpm Ivan Ismail Putra menggugah rasa hormat dan bangga akan dedikasi para prajurit.

Tugas yang diemban tak hanya sekadar penegakan hukum, tetapi juga menjaga marwah dan kedisiplinan TNI Angkatan Darat dalam segala situasi.
”Polisi Militer TNI AD akan selalu mengambil bagian dalam setiap usaha menjaga dan memelihara kedamaian bangsa dan negara khususnya dalam penegakan hukum, disiplin dan tata tertib bagi kepentingan angkatan darat,” ucap Lettu Cpm Ivan dalam sambutannya di lapangan Markas Subdenpom VI/1-3 Sangatta.
Lebih dari itu, Polisi Militer dituntut responsif, profesional, modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Panca Dharma Korps: kesatria, bijaksana, pantang mundur, kebesaran hati, dan kejujuran.
”Harus menjadi kebijakan dalam setiap tugas dan kehidupan sehari-hari. Jngan ada pelanggaran, karena menjadi prajurit Korps Militer adalah contoh bagi prajurit-prajurit yang lain,” tegasnya.
Sejarah panjang berdirinya Polisi Militer yang bermula dari ide para tokoh Tentara Keamanan Rakyat (TKR), kembali dikenang sebagai fondasi perjuangan dalam menjaga disiplin dan moral tentara sejak masa revolusi. Peristiwa musyawarah di Kopeng, Salatiga pada 22 Juni 1946, menjadi tonggak lahirnya institusi yang kini berdiri tegak sebagai garda penegak hukum militer.
Dalam kesempatan tersebut, Lettu Cpm Ivan menyampaikan, tugasnya Polisi Militer tak hanya bertugas dalam pengamanan fisik dan penyidikan, tetapi juga mengambil bagian dalam operasi pemulihan keamanan seperti di Aceh, Poso, bahkan sebagai pasukan perdamaian dunia di Kongo dan Lebanon.
“Saya berpesan dan mengimbau mari kita semua saling bahu-membahu, saling mendukung, menguatkan saling berkoordinasi lintas sektor dan saling bekerja sama dalam koridor sinergitas yang kokoh antar instansi. Demi terwujudnya keamanan dan produktivitas di wilayah yang kita cintai bersama di Kutai Timur yang hebat,” pesannya penuh haru yang mengakhiri amanat.
Melalui peringatan ini, Korps Polisi Militer diharapkan terus menjadi pelopor disiplin dan moral di tubuh TNI, serta menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, keadilan, dan persatuan bangsa demi Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
Senada dengan giat tersebut, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Polisi Militer TNI AD dan memberikan apresiasi atas dedikasinya dalam menjaga keamanan kepada masyarakat serta menjaga kedaulatan negara.
”Kita masih terus memberikan dukungan, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada tentara angkatan darat yang terus memberikan perlindungan kepada masyarakat, menjaga kedaulatan negara dan begitu juga Polisi Militer AD yang juga senantiasa di tengah-tengah keberadaan kita,” ucap Ardiansyah singkat. (RH)


Tinggalkan Balasan